Selasa, 11 Januari 2011

Tanding Futsal di Tangerang

Untuk mempererat silaturahmi antar pegawai di lingkungan BPS Provinsi Banten dengan jajaran di BPS Kab/Kota, maka kemarin hari Senin, tanggal 10 Januari 2011, BPS Kabupaten Tangerang mengundang pemain futsal untuk bertanding dengan tim dari BPS Kab. Tangerang di Cikupa, Tangerang. Pertandingan direncanakan tepat pukul 16.00 WIB selepas bubaran kantoran.

Tim BPS Provinsi Banten melaju dari Serang menuju Cikupa, Tangerang mulai pukul 15.00 dengan membawa 2 tim pemain dan suporter. Satu tim terdiri dari pemain yang berusia 40 tahun keatas sedangkan tim satunya merupakan tim itu yang berusia dibawah 40 tahun. Pembagian tim seperti itu untuk keseimbangan pemain antar tim di kedua BPS yang bertanding. Pertandinganpun akan meriah karena rata-rata usia 40 -an pergerakan bola lebih pelan dan mudah ditebak arah bola.

Acara pertandingan dimulai dengan tim yang berusia 40 tahunan, lebih meriah, dan lebih seru. Masing-masing pegawai eselon III mau turun dan bertanding ala kadarnya. Ternyata tim dari BPS Provinsi Banten dibabat habis 5-0, wah-wah memang tim dari BPS Kab. Tangerang benar-benar jago kandang. Tapi semangat para pemain tidak pernah pudar, walaupun beberapa pemain baru 5 menit sudah minta diganti. Tapi semangat pantang menyerah. Sampai sampai ada pemain (eselon III) dari BPS Provinsi Banten meng-oper bola kepada pemain (eselon III) dari BPS Kab. Tangerang saking akrabnya. Bahkan ada salah satu pemain dari tim dari BPS Provinsi Banten yang justru menyumbang gol ke kandangnya sendiri, sehingga menambah score lawan.

Mungkin pertandingan kedua tidak kalah serunya, karena kedua tim pemainnya berusia dibawah 40 tahun. Pertandingan diawali dengan cederanya salah satu pemain dari tim BPS Provinsi Banten (Darusman), yang mengalami cedera pada kakinya. Akibat adu tendangan antara kedua pemain, kaki kanan tepatnya di sendi lulu mengalami memar (sakit). Sebenarnya wasit harus memberikan kartu merah kepada Alimi, pemain berbakat dari BPS Kab. Tangerang yang dengan kasar menendang kaki kanan lawan. Namun memang disitu ada bola, maka wasit hanya memperingatkan saja " Kalau main jangan kasar-kasar.....". Memang saking semangatnya, sehingga kawan dianggap lawan. Akhirnya, salah satu pemain dari BPS Banten tumbang, dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Pertandingan tambah seru dengan score yang seimbang. Masing-masing tim memasukan bola ke gawang lawan. Score pun silih berganti, sampai akhir pertandingan. Sudah dua jam maing-masing tim bermain, yang penting bisa keluar keringat dan sehat. Kapan lagi bisa tanding ulang.. semoga bisa terlaksana.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar