Rabu, 06 Oktober 2010

Video Conference di Ruang Rapat

Konferensi video (Inggris: videoconference) adalah seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan
Teknologi inti yang digunakan dalam konferensi video adalah sistem kompresi digital audio dan video stream secara nyata. Perangkat keras atau perangkat lunak yang melakukan kompresi disebut codec. Angka kompresi dapat dicapai hingga 1:500. Digital yang dihasilkan aliran 1s dan 0s dibagi menjadi paket label, yang kemudian dikirimkan melalui jaringan digital (biasanya ISDN atau IP). Penggunaan modem audio dalam saluran pengiriman memungkinkan penggunaan Plain Old Telephone System atau POTS, dalam beberapa aplikasi kecepatan rendah, seperti videotelephony, karena POTS mengubah getaran digital ke atau dari gelombang analog dalam rentang spektrum audio.
Komponen lain yang dibutuhkan untuk sistem konferensi video meliputi:
  • Video input: kamera video atau webcam
  • Video output: monitor komputer, televisi atau proyektor
  • Audio input: mikrofon
  • Audio output: biasanya pengeras suara yang berkaitan dengan perangkat layar atau telepon
  • Data transfer: jaringan telepon analog atau digital, LAN atau Interne

Hari ini BPS Provinsi Banten memasang peralatan video conference (Vicon), dan sekaligus uji coba peralatan tersebut. Peralatan dipasang langsung oleh perusahaan pemenang tender dalam pengadaan video conference. Peralatan yang dipasang hanya satu unit, yang terdiri dari satu televisi LCD 47 inc, sebuah Alat Vicon, dan Mic

Selain pemasangan peralatan Vicon, juga dilakukan ujicoba video conference dengan BPS RI subdit Jaringan dan Komunikasi data dan BPS DI Yogyakarta. Hasil ujicoba cukup lumayan, suara cukup jelas walaupun agak cempreng, mungkin kualitas audio yang kurang mendukung. Sedangkan gambar juga cukup jelas namung bisa bergerak terliat kabur, dan terkotak-kotak. Ikut dalam ujicoba video conference penanggungjawab jaringan BPS RI, kasi jaringan BPS Banten dan staf, kasi jaringan BPS DIY, Kabid IPDS, Ka BPS DIY juga itu, Direktur MIS pun ikut dalam uji coba Vicon

Cuma sayang kita tidak dapat Call langsung ke propinsi lain, tapi harus melalui MCU yang berada di BPS RI, baru MCU menyambungkan ke BPS DIY. Dalam artian BPS RI yang menjadi moderator, sekaligus operator vicon yang dapat memantau dan mengendalikan jalannya video conference. Karena tingginya bandwidth yang dibutuhkan dalam access vicon, maka penggunaan internet akan terhambat. Demikian juga apabila traffic intrenet banyak terpaka, maka vocon akan tersendat, dan puus-putus.

by Iman

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar