Selasa, 20 April 2010

Seminar Sehari " Pemanfaatan Data Sensus Penduduk Untuk Perencanaan Pembangunan"

Baru-baru ini BPS Provinsi Banten menyelenggarakan Seminar Sehari yang membahas pemanfaatan data Sensus Penduduk 2010 untuk perencanaan pembangunan khususnya di wilayah Provinsi Banten. Seminar yang bertempat di Hotel Le Dian Kota Serang, dihadiri oleh berbagai pejabat instansi/SKPD di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten.

Acara yang diadakan tanggal 14 April 2010, berlangsung selama sehari dimulai pukul 9.00 -13.00 WIB, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten. Sebagai nara sumber adalah Bapak Wendy, dari Direktorat Kependudukan, BPS RI. Narasumber kedua, Bapak Revly dari Sekretariat Bappeda Provinsi Banten, dan yang ketiga Bapak Bambang Luarso, dari Kabid Sosial BPS Banten, dengan moderator Bapak Boyke dari Untirta Serang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten menekankan dukungan dari segenap instansi pemerintah dalam menyukseskan Sensus Penduduk 2010, bagi pemerintah Provinsi banten, maupun Kabupaten/Kota. Begitu pentingnya data Sensus Penduduk, sehingga bila sudah tahu betul jumlah dan karakteristik penduduk maka dengan mudah untuk merencanakan pembangunan, termasuk mengentaskan kemiskinan, pembrantasan buta huruf, pelayanan kesehatan, dan program-program lain. Kewajiban masyarakat adalah menjawab dengan benar, karena bila jawaban (input)nya salah maka hasil (output) nyapun akan salah dan tidak akurat, demikianpun sebaliknya. Beliau berharap, BPS dapat memanfaatkan waktu dan tenaga yang ada sehingga mampu melaksanakan Sensus Penduduk 2010 dengan sebaik-baiknya.Dalam penyajiannya, berjudul : "peran BPS dalam penyediaan data statistik untuk perencanaan pembangunan", Dr. Wendy mengungkapkan perlunya standardisasi penyelenggaraan sensus dan survei, sehingga BPS membangun Sistem Statistik Nasional (SSN), yang tertuang dalam UU Statistik No. 16 Tahun 1997. Kebutuhan akan data statistik terbagi atas statistik dasar (penyelenggara BPS), statistik sektoral (penyelenggara BPS/ instansi pemerintah) dan statistik khusus (penyelenggara swasta/ lembaga masyarakat/ umum untuk kebutuhan internal). Perencanaan yang baik memerlukan data statistik yang terpercaya sehingga tingkat pencapaian program dapat di monitor dan dievaluasi.

Revri A, dalam penyajian yang berjudul : "Peran Data Statistik Dalam perencanaan Pembangunan Daerah", menyebutkan empat agenda dalam perencanaan pembangunan daerah, diantaranya agenda pemerintahan, agenda pengembangan SDM, agenda pengembangan wilayah. Sehingga dibutuhkan data-data statistik, seperti IPM, ICOR dan sebagainya.

Dalam pembicaraan terakhir, Bambang Luaarso menekankan bahwa dalam Sensus Penduduk 2010, penduduk hanya dicacah satu kali, dan sistem pencacatannya : door to door. Pelaksanaan Sensus Penduduk secara serentak dilaksanakan pada tanggal 1 -31 Mei 2010 kecuali Kabupaten Serang dimulai tanggal 20 Mei 2010 dan Kota Cilegon, tanggal 24 Mei 2010, karena berbarengan dengan pelaksanaan Pemilukada di daerah.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar