Jumat, 12 Februari 2010

Pelatihan MFD Online dan Pengolahan RBL1 SP2010

Mungkin BPS Provinsi Banten yang pertama memulai pelatihan MFD Online dan Pengolahan RBL1 untuk Sensus Penduduk (SP2010)yang dimulai tanggal 2-4 Pebruari 2010, di Hotel Palima Jaya Perkasa, Serang. Acara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Seksi IPDS BPS Kabupaten/Kota se Provinsi Banten dan satu orang dari Kepala Seksi Integrasi Pengolahan, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang IPDS BPS Provinsi Banten.

Materi yang disajikan cukup padat, diantaranya tatacara pemutakhiran master file desa (MFD)apabila terjadi pemekaran wilayah administrasi di daerah. Pemutakhiran mulai dari propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa sampai blok sensus (apabila ada perubahan muatan maupun perubahan status blok sensus. BPS Kabupaten/kota sendiri yang secara pro aktif mengupdate MFD maupun master BS, sedangkan BPS RI memantau dan memproses hasil pemutakhiran. Yang lebih hebat lagi masyarakat umum juga dapat melihat perubahan jumlah desa, kecamatan, atau kabupaten berikut nama-namanya secara online di http://banten.bps.go.id

Selain pelatihan MFD Online, disisipin dengan pelatihan Scanner A3 untuk BPS Kabupaten/Kota. Scanner tersebut nantinya digunakan untuk menscan peta blok sensus yang berukuran A3. Scanner tersebut selain dapat menscan kertas hitam putih, juga kertas warna, kalkir dan kertas tipis. Mesin scanner yang relatif mahal, merupakan modal bagi kesuksesan Sensus Penduduk 2010 yang akan dilakukan tanggal 1-31 Mei 2010 nanti.

Materi berikutnya adalah refressing program Rekap Desa (RD) yang sampai saat pelatihan menggunakan pacth 5. Program tersebut masih banyak dijumpai kesalahan (error), seperti entri petugas yang tiba-tiba error, ekspor ke program RBL masih error dsb

Acara terakhir yang cukup melelahkan adalah pengolahan RBL1 SP2010. Selain materi yang disajikan juga latihan pengolahan. Sayangnya antara tampilan di buku pedoman tidak sama dengan tampilan dalam program. Mungkin pencetakan buku lebih dahulu dilakukan sebelum program yang dibuat final. Beberapa error pun muncul, seperti tidak berhasil mengimpor hasil RD Banten, entri taskfore masih di lock, sisip dan edit masih diLock, dan memang program tersbut masih versi beta sih.
Untuk menunjang kelancaran monitoring pengolahan RBL1, juga dilakukan aplikasi SMS yang dupdate tiap hari mulai Mei 2010.

Sebagai acara terakhir dilakukan pendalaman untuk mengetahui kemampuan masing-masing penanggungjawab MFD dan RBL1 di Kabupaten/Kota.
Selamat bekerja.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar